Curahan pemikiran, Pertanyaan, Kejanggalan dan Keresahan......!
Senin, 19 September 2011
Pelangi Senja (Part 1)
"Aku tak pernah mengharap kau tuk kembali
saat kau temukan duniamu
aku tak pernah menunggu kau tuk kembali
saat bahagia mahkotamu
bila kedamaian slimutmu
jangan kau kembali..."
(Waktu Yang Tepat Tuk Berpisah, by Sheila on 7)
Lagu yang menemaniku beberapa hari ini... tapi hanya cukup di bait ini saja yang mewakili hatiku.
*P E L A N G I - S E N J A*
Ada yang tahu apa makna dari pelangi senja-ku ini?
aku sendiri pun masih terlalu bingung untuk menjelaskan filosofinya. ahk, filosofi ini jadi mengingatkan aku pada filsafat yang kerap kali dipandang sebelah mata oleh khalayak ramai.
tapi buatku, filsafat itu seru! belajar filsafat itu mengasyikkan, sampai-sampai aku rajin melongo hanya karena dah mampet otaknya untuk memahami filosofi sesuatu, termasuk juga istilah pelangi senja yang aku tulis ini.
pelangi senja adalah istilah yang aku pakai untuk sepotong episode kehidupanku.
tentang hidup dan seluk beluknya, termasuk didalamnya adalah C I -N- T A.
Lagu itu jadi salah satu soundtrack of my life about love.
D-I-A yang ada dalam lagu ini adalah ci-n-ta ku, yaa cita dan cintaku.
Dia yang menemaniku, perjuanganku dan hatiku selama beberapa tahun ini,
dia yang selalu memberiku semangat,
dia yang selalu sabar -tetapi aku tak menyadarinya- mendampingi & mendengar setiap keluh kesah & amarahku,
dia yang pernah & telah mengajarkanku tentang hidup, terbang lalu terjatuh, terpelanting, merangkak, berdiri, berjalan terseok hingga tegap.
meski tak sesempurna itu, tapi setidaknya dia pernah & telah banyak membantuku mencari arti dari setiap sisi kehidupan.
He's so special for me, setidaknya hingga saat ini dan detik ini.
Bukan hanya madu yang pernah aku dapat darinya, tetapi racun pun aku kerap mendaptkannya darinya.
tetapi aku tak menolaknya, karena racun itu lah yang akhirnya membuatku tersadar, bahwa madu itu manis, tetapi jika terlalu berlebihan tetap saja pahit.
dan racun itu juga yang menyadarkanku, bahwa pahit itu tidak selamanya menyakitkan.
tapi pahit dapat juga bermanfaat.
Dia, entahlah.. tak hanya hatinya yang tak aku tahu berada dimana, tetapi juga jiwa dan raganya. tapi aku selalu berusaha meyakinkan diriku, bahwa ia akan selalu baik-baik saja, bahkan jika dia kini sedang tergeletak sakit pun akau tetap yakin bahwa ia akan baik-baik saja. karena aku telah menitipkannya pada DIA yang selalu membuatku yakin dan percaya, bahwa apa yang ada dalam genggamannya pasti akan baik-baik saja.
Beberapa waktu lalu akhirnya aku tahu satu kabar tentangnya, dia telah menemukan "semangatnya", ya... semangat itu adalah istilah untuk seorang kekasih, menurutnya.
entahlah, sesaat aku tak tahu haruskah aku sedih atau bahagia. cukup lama aku mencoba mencari arti, akhirnya aku putuskan untuk ikut merasa bahagia dengan kabar itu. aku yakin pahit ini akan menjadi manis jika aku bisa meyakinkan hatiku bahwa rasa ini adalah manis bukan pahit.
kebingunganku untuk memutuskan haruskan aku merasa bahagia atau sedih lantaran rencana aku untuk berbagi bahagia dengannya yang terancam gagal.
Dan akhirnya kini benar-benar gagal. aku putuskan untuk tak berbagi kabar bahagia itu dengannya, meski aku sungguh-sungguh ingin berbagi bahagia itu dengannya, tapi ya sudahlah. Bukan karena apa, tapi karena aku ingin menghormatinya, kekasihnya, dan hatiku.
"jangan kau kembali..."
Bukan maksud aku untuk memutuskan tali silaturahmi ini,
tapi aku ingin dia mengerti bahwa keadaan lah yang memaksaku untuk melakukan ini.
aku akan tetap menanti, tapi aku tak dapat berjanji dapat menerima dia kembali disini.
karena rasa ini tak lagi ku miliki.
*dedicated for Sungai yang mengering dan hanya menyisakan pasir yang telah mengendap di dasar sungai, "Ar-Ni".
Selasa, 13 September 2011
Antara Aku, Kamu dan Cincau
Ada yang belum tahu apa itu cincau? emm, cincau itu adalah salah satu tanaman merambat yang dari daunnya yang hijau dapat dihasilkan makanan yang kenyal seperti agar-agar. Cincau terkadang juga disebut camcau atau cau saja.
Selasa, 06 September 2011
Tentang Kita
Sedalam apa rasaku terhadapmu, kita tetap tak bisa bersatu.
Sekuat apapun keinginanku untuk bersamamu, itu tak kan terwujud.
Bagaimana bisa kita bersatu, jika cinta itu hanya milikku?
Bagaimana bisa kita bersama, jika cinta itu hanya aku yang rasa.
Besar harapku, tinggi mimpiku,
Tapi tak kalah besar juga ketakutanku untuk menyakitimu..
ahk, cinta ini benar-benar membuatku so cr*zy!!!
P A S I R
Tersenyumlah saat kau mengingatku, karena saat itu aku sangat merindukanmu.
Dan menangislah saat kau merindukanku, karena saat itu aku tak berada disampingmu.
Tetapi, pejamkanlah mata indahmu itu, karena saat itu akan berada di dekatmu.
Karena aku tlah berada di hatimu untuk selamanya.
Tak ada lagi yang tersisa untukku, selain kenangan-kenangan indah bersamamu.
Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta,
Mata indah yang dahulu adalah milikku,
Kini semuanya terasa jauh meninggalkanku.
Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu.
Hati, cinta dan rinduku adalah milikmu.
Cintamu tak akan pernah bisa membebaskanku.
Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain
Saat sayap-sayapku telah patah karenamu.
Cintamu akan tetap tinggal bersamaku hingga akhir hayatku,
dan setelah kematian.
Hingga tangan Tuhan akan menyatukan kita lagi.
Betapapun hati tlah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan,
yang tengah menghidupkan sinar redupku,
Namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanku yang sesungguhnya.
Aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cintamu
Karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku
Kau tak kan pernah terganti
Bagai pecahan logam mengekalkan
Kesunyian, Kesendirian dan kesedihanku.
Kini aku telah kehilanganmu.
*dedicated for "SUNGAI" yang telah kering dan kini hanya menyisakan butiran-butiran pasir yang mengedap, dan mungkin sebentar lagi akan hilang diterbangkan angin, seperti debu-debu itu..... ^_^
Langganan:
Komentar (Atom)