Kamis, 22 Desember 2011

Aku Hari ini dalam Petuah Pagi

Maaf . . .

Maaf tak ada cinta...

Hari ini, esok, dan seterusnya...

Sampai benar-benar tiba...

Saatnya cinta itu halal di mata Maha Cinta kita...

Maaf...

Aku sayang...

Tapi ku ingin jadi wanita yang termahal di dunia...

Yang kau buat perjanjian serah terima itu begitu amat penting bagimu...

Sama seperti kau mementingkan sujud di bawah cinta Nya...

Maaf...

Karena ku hanya bisa menunggu Maha Cinta kita yang berbicara...

Semoga aku layak untukmu...

Dan Allah jadikan kau amat layak untuk mengimamiku...

Di dunia maupun akhirat nanti...

Maaf...

Untuk yang kesekian kalinya...

Aku cuma bisa menuliskan sedikit guratan hatiku di sini...

Berharap kau tahu, bahwa...

Di setiap sujudku untuk Maha Cinta kita...

Aku selalu berdoa...

"Akulah tulang igamu yang kau semat di dekat hatimu agar kau cintai, dekat dengan tanganmu agar selalu kau lindungi..."

(Wahai Ukhti - Ukhti kesayangan Allah swt... jadikan emasmu dari agamamu... perak dari tingkah laku lemah lembutmu... pakaianmu dari sopan santunmu.... kehormatan dari indahnya kau menutupi auratmu... kecantikan dari rasa malumu... Moga kita di pilih menjadi para Wanita dengan Mahar termahal, yaitu keimanan sang Adam pada Allah sang Maha Cinta...)

Semangat.... (^^,)

*Take From: Kembang Anggrek

#Tak harus menjadi "perempuan" seperti dalam cerita itu, tapi gak ada salahnya kita meneladani sisi positifnya,Yuk belajar bareng menjadi seorang "Perempuan"... Bismillah, Barokallahu lanaa.. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar